Kamis, 14 Juli 2022

Puisiku 8

   KMAB 8

Nyanyian Pagi

 

Suasana cerah di pagi hari

Terpancar dari terbitnya matahari

Menyambut datangnya anak bangsa

Nan siap menciptakan karsa

 

Ekspresi ceria nampak pada wajah

Anak-anak negeri dengan lugu bertingkah

Berlari kesana-kemari tanpa beban

Lukiskan senyum simpul kian menawan

 

Menyongsong datangnya masa depan gemilang

Mengukir karya tanpa bimbang

Membangkitkan semangat juang

Meraih prestasi kian menjulang

 

Maju terus wahai anak negeri

Hadapi tantangan di depan dengan mandiri

Berlarilah engakau tanpa batas

Bersama nyanyian pagi kau bernapas

Rabu, 13 Juli 2022

Puisiku 7

   KMAB 7

 

Serdadu Kecil

 

Tersirat wajah tampan, bersih dan rapih

Sosok serdadu kecil siap berlatih

Bertandang tuk hadapi tantangan

Untuk meraih segala kebaikan

 

Asrama nan jadikan medan perang

Al-Qur'an, hadist kau jadikan pedang

Menyayat kalbu para serdadu kecil

Menikam tajam jiwa agar terpanggil

 

Mengepakan saya untuk terbang

Menggapai ilmu kian menjulang

Meraih mimpi agar berprestasi

Membentuk para serdadu berinvestasi

 

Sebarkan kebaikan taburkan daqwah

Menciptakan insan nan istiqomah

Guna hidup kian penuh berkah

Serdadu kecil pun siap melangkah

 

 

Senin, 11 Juli 2022

Puisiku 5

  KMAB 5

Ibu Wanita Perkasaku

 

Wahai Ibu ....

Kugoreskan tinta ini untuk ibu

Tuk penuhi rasa rindu dalam kalbu

Sekian lama kita tidak bertemu

Hasrat hati ingin selalu bersamamu

 

Ibu ....

Tersontak seketika teringat kala itu

Engkau menimangku tanpa kenal waktu

Hanya senyum simpul terpancar diwajah

Memandangi si kecil mungil nan cerah

 

Ibu ....

Engkau bimbing kami tanpa kenal lelah

Sekalipun engkau merasa gelisah

Harapkan anak-anakmu untuk maju

Meraih cita-cita yang dituju

 

Wahai ibu ....

Engkau lambang wanita perkasaku

Tanpa rasa letih kau berjibaku

Tuk penuhi kebutuhan anak-anakmu

Kini Engkau bak lukisan tanpa rasa jemu

Minggu, 10 Juli 2022

Puisiku 4

   KMAB 4

Indahnya Kebersamaan

 

Suara bedug bertalu kencang

Disambut gema takbir berkumandang

Seraya rakyat menyambut riang

Datangnya hari besar dengan senang

 

Idul Adha telah tiba

Banyak orang mulai berlomba

Memberikan sedekah untuk berqurban

Bawakan buah tangan setiap insan

 

Berkerumun orang saling membantu

Memikul pekerjaan satu persatu

Kaya dan miskin bersatu padu

Sebagai bukti cerminan individu

 

Salah satu karakter anak bangsa

Bak jadikan bangkitnya prakarsa

Indahnya kebersamaan dalam masyarakat

Agar hidup rukun kian melekat

Sabtu, 09 Juli 2022

Puisiku 3

  KMAB 3

Cukup Titik

 

Berputar-putar imajinasi dalam benak

Membuat dada ini terasa sesak

Pandangan mengarah ke setiap penjuru

Hasrat mencari ide nan baru

 

Berpikir mencoba untuk mengukir

Dambakan kata dan kalimat mengalir

Namun sontak ide dalam benak tumpul

Tak satu pun kata dan kalimat muncul

 

Entah apa yang harus ku perbuat

Tuk mendapak ide kian cepat

Hanya bisa termenung dalam penat

Tak satu pun ide ku dapat

 

Cukup titik yang bisa ku tulis

Dalam selembar kertas di atas baris

Termenung tanpa ada ujung

Akhir dari sebuah rasa bingung

Jumat, 08 Juli 2022

Puisiku 2

 

Jemariku Menoreh Karya


Cerahnya pagi membelenggu jiwa

Dihiasi Fajar kian istimewa

Seakan mengajaku tuk bergerak

Curahkan ide dalam benak nan bergejolak

 

Menarik jemari ini mulai menari

Di atas tuts keyboard kesana-kemari

Seakan siap menuangkan kata

 Menoreh lukisan hati para wanita

 

Bak bidadari nan siap berjuang

Hadapi tantangan yang menghalang

Tuk menggapai tujuan gemilang

Di dunia nyata tanpa bimbang

 

Untuk memenuhi keinginan hati

Menjadi pengukir karya sejati

Meski tidak memiliki talenta

Namun jiwa pantang untuk meminta

 

Bukti karya hampir terukir

Selangkah demi selangkah mulai mengalir

Ciptakan karya menjadi nyata

Buah hasil dari cita-cita

Kamis, 07 Juli 2022

Puisiku 1

 

Senja Tanpa Batas


Gadis kecil mungil lahir ke bumi

Merengek, meronta nan alami

Hiasi suasana fajar di bulan Juli

Rindukan kasih bunda kian peduli

 

Peluk hangat bunda bawakan bahagia

Iringi tumbuh kembangnya usia

Kini gadis kecil beranjak dewasa

Mulai jajaki hidup nyata tanpa rekayasa

 

Rotasi waktu kian berjalan

Dampingi gadis kecil menyuri tujuan

Menapaki setiap impian dan harapan

Hingga senja tanpa batas jadi tumpuan

 

Meski diangka 47 usiaku kini

Tidak menyusutkan semangat ini

Untuk berkarya maju terus

Ikuti seribu macam arus

Puisiku 40