Kamis, 29 April 2021
Olahan Sampah Menjadi Suatu Karya Yang Berharga
Jumat, 23 April 2021
Wanita
- Wanita sederajat dengan laki-laki
- Kedudukan ibu lebih tinggi 3 derajat dari ayah
- Melindungi wanita dalam perang
- Mendapat bagian dalam warisan
- Wanita shalehah bebas masuk surga dari pintu manapun
- Islam melindungi kehormatan wanita
- Menstruasi
- Mengandung
- Melahirkan dan
- Menyusui
Rabu, 07 April 2021
Buku Baru Yang Merindu
Tak henti-henti diri ini memandangi tanggal dan jam. Tak kunjung jua engkau datang menghampiri sampai ku pandangi what app yang terdapat hanya foto teman beraksi dengan buku-buku nya.
Tadi malam tepat pukul 21.00 sesuatu telah mengejutkan saya. Sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Kini hadir di depan mata secara tiba-tiba. Sebuah buku hasil karya saya dalam mengikuti lomba menulis jadi buku yang diselenggarakan oleh APKS PGRI.
Ketika akan mengikuti lomba ada syarat-syarat tertentu. Salah-satunya mendapatkan kesempatan gratis membuat buku pada Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan. Selain mendapat kesempatan menerbitkan buku, kita juga bisa medapatkan design cover gratis dari Pak Aji Najiullah.
Meskipun saya tidak bisa meraih juara namun masih mendapatkan hadiah dari Bapak H. Thamrin Dahlan yaitu menerbikan buku gratis. Dan yang paling utama hadiahnya yaitu dapat bersilahturahmi bersama rekan guru yang berasal dari luar kota.
Dari hasil silahturahmi maka terciptalah sebuah karya literasi yang bermakna dan bermanfaat bagi semua orang. Sebuah karya dari goresan tinta selama mengikuti lomba akhirnya terkumpul padu dalam sebuah ikatan kokoh yaitu berupa buku.
Terciptalah buku baru nan indah dan diharapkan dapat membawa para pembaca pada alur cerita. Alhamdulillah Pak Aji telah memberikan cover berwarna pink. Ini bukan sembarang cover, tapi memberikan makna yang terdalam pada sebuah buku.
Makna dari cover warna pink maksudnya supaya menarik para pembaca untuk berkeinginan dalam menyelami sebuah buku. Mengajak para pembaca untuk tetantang dalam membuat sebuah tulisan yang kemudian menghasilkan buku.
Dari warna pink dengan berlogo pena dan buku. Ini memiliki makna bahwa akan terciptanya ide-ide baru dari para pemula sertda dapat menciptakan penulis-penulis profesional. Berikut gambar buku baru ku.
Jumat, 02 April 2021
Cerita Ceplok Telor Ending dari Sebuah Perjalanan
- Niat tulus ingin menulis
- Konsisten menulis
- Memiliki blog pribadi
- Tidak dipungut biaya
- Mengumpulkan tugas
- Subhanallah
- Alhamdulillah
- Allahu akbar
Selasa, 23 Maret 2021
Dermaga Tempat Berlabuh
Dermaga sebagian besar orang mengangap suatu haluan tempat berlabuhnya kapal-kapal. Tapi kali ini saya berpikiran tentang Arti dermaga yang lain.
Berikut gambaran dermaga yang saya pikirkan saat ini. Berawal dari kisah Adam dan Hawa. Nun jauh disana telah terjadi pertemuan antara Adam dan Hawa. Dari pertemuan ini menciptakan adanya manusia terlahir ke bumi ini.
Manusia telah dimuliakan oleh Alloh SWT dengan diberi akal dan pikirin berbeda dengan mahluk lainnya. Sehingga beberapa mahluk pun merasi iri terhadap manusia termasuk salah satunya syaitan. Karena syaitan merasa iri terhadap manusia. Akhirnya syaitan mengeluarkan jurus jitunya untuk selalu menggoda manusia.
Pertama dari kisah nya Adam dan Hawa. Suatu waktu Adam merasa kesepian nun jauh disana. Dan Alloh pun menciptakan Hawa sebagai pendamping Adam. Allah SWT mengabulkan setiap permintaan Adam kecuali satu yaitu jangan sampai memakan buah khuldi di surga.
Menurut firman Alloh SWT dalam Al-Qur'an (QS 2:35) ''Hai Adam, diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini (khuldi--Red), yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.''
Syaitan mengetahuinya dan akhirnya berusa menggoda Adam dan Hawa supaya memakan buah khuldi. Kedua pasangan ini terbujuk akan rayuan syaitan. Pada awalnya Adam menolak melakukannya namun karena desakan Siti Hawa yang begitu kuat akhirnya keduanya memakan buah khuldi tersebut.
Durhakalah mereka berdua pada Alloh SWT. Lalu keduanya bertobat meminta ampunan pada Sang Pencifta yaitu Alloh SWT. Dan Alloh SWT pun memberi pintu tobatnya dan memberi pentujuk kepada Adam dan Hawa. Setelah mendapatkan pentunjuk dari Alloh SWT, akhirnya Adam dan Hawa diturunkan ke Bumi untuk menjadi khalifah.
Itulah yang mengawali kenapa syaitan selalu iri dan ingin menggoda hati manusia. Hingga saat ini begitu banyak godaan-godaan syaitan syaitan yang selalu merayu dan membisikkannya pada diri manusia.
Sebagai contoh :
- Diberi nikmat sehat terkadang kita lupa berucap syukur. Ini suatu kata yang mudah diucapkan namu terkadang kita lupa dengan kesibukan duniawi.
- Diberi rezeki yang cukup berlimapah terkadang masih saja merasa kekurangan. Sudah ditambah rezeki ini eh masih menuntut itu.
Kejarlah dermaga yang lebih luas akan pahala, pengabulan do'a-do'a, pintu rezeki Nya yaitu Alloh SWT. Hanya kepada Nya lah kita berlabuh. Alloh SWT yang merupakan Dermaga Tempat Berlabuh paling luas dan tidak ada satupun yang dapat menandingi Nya.
Ayo! rapatkan hati nurani kita ke Dermaga Tempat Berlabuh dengan cara :
- Dirikanlah Sholat dengan penuh ke khusuan
- Perbanyaklah berdzikir
- Perbanyaklah beramal sholeh dan menyantuni anak yatim
- Eratkan hubungan Hablum minannas
- Sisakan sedikit rezeki untuk zakat dan beribadah Haji sebagai mana tertera dalam rukun iman yang ke-3 dan 5.
Sumber bacaan :
https://republika.co.id/berita/q821oa320/turunnya-adam-dan-hawa-dari-surga-dalam-catatan-alquran
Selasa, 16 Maret 2021
Serpihan Mutiara Retak
Jumat, 12 Maret 2021
Trik Yang Indah Belajar Menulis Efektif
- Menulis itu rekreasi. Maksudnya bahwa menjelajahi berbagai macam tulisan karya orang ini bisa menambah kemampuan kita dalam menulis selain itu kita juga bisa mengetahui kekurangan dari tulisan kita.
- Menulis=8 kali membaca. Menurut para ahli, metode mengajar yang paling baik adalah metode yang paling sederhana dan mudah diaplikasikan. Artinya kita harus menguasai metodenya. Jadi tidak kerepotan.
- Parafrase. Mulai dari (1). REMEMBER berarti mengingat yaitu dengan menuliskannya (2) UNDERSTANDING caranya duduk sebentar nanti akan faham (3) APLICATION diresume di buku dulu atau di office word atau di mana sj yang nyaman. (4) CREATED diciptakan atau dikemas ulang menjadi hal yang berbed. Bukan flagiat tapi menganut ilmu taqlid. Kalau dalam B.Arab yg artinya mengikuti sumber. Mengetahui dasarnya.
- Membaca adalah kunci dari seorang penulis. Membaca harus bersinergi dengan menulis dan jadikaanlah penulis yang tidak menyita waktu.
- Adanya rasa enggan untuk berpikir
- Kurang semangat untuk memulai
- Tidak mencatat bagianbagian penting sebelum menulis sehingga tulisan kita banyak hal yang posisinya sama.
- Terkadang tidak mau invest waktu untuk menulis
- Memulai berkegiatan dengan cara bergabung di komunitas Sejuta Guru Ngeblog (KSGN) gelombang 16. Dari pertengahan oktober hingga akhir November 2020 dengan menyelesaikan 20 Resume dan tambahan kulwap 10 pertemuan.
- Dengan metode Hizmet/Ta'dzim kepada para Narasumber dan mendapat koreksian dari sahabat-sahabat seangkatan yang memang mereka menguasai IT dan punya gaya menulis yang keren. Melakukan fungsi Adaptif yaitu beradaptasi pada keadaan. Biasanya saya banyak beredar memberi Les private pada siswa SD dan SMP, kini lebih suka dengan istilah "Duduk sebentar, nanti akan faham." E mail saya yang jadul sejak 2003 kini dibuka lagi dan blog yang sejak 2013 kini saya upgrade. Karena sesuai keadaan yang sering TFH.
- Langkah ke 3 seperti sebuah mufrodat karena Beliau senang menulis dibuku sebagai metode menghafal saya sejak zaman sekolah, saya setuju bahwa dengan menulis sama dengan 8x membaca, metode itu saya gunakan untuk meresume dengan cara parafrase dan dari pertanyaan pertanyaan saya dan para peserta belajar yang lain. Saya juga membuat judul-judul yang menarik dan di dalamnya ada sub-sub judul kecil sebagai outline untuk dikembangkan.selanjutnya menjadi buku ketiga saya yang membuat saya bangga karena telah mengikat ilmu dengan menuliskannya dan menjadi karya nyata. Bukan mimpi. Alhamdulillaah
- Memiliki target pencapaian. Sejak pertama mengikuti kulwap yang Resumenya saya beri judul "Berliterasi bersama Pak Hakim," maka saya targetkan setelah Resume ke 20 saya harus sudah siap balon buku, dengan demikian setelah kuliah wapri ke 30 selesai, buku saya sudah di percetakan agar saya lulus tepat waktu mendapat sertifikat lulus seperti yang diperlihatkan kating sebelumnya.dengan memulai menulis dari yang disukai, menulis dari yang biasa dialami /dilakukan, berani menuliskan ilmu agar bermanfaat bagi banyak orang. Setidaknya itu yang saya lakukan sehingga buku perdana saya selesai dua bulan. Diterbitkan Gratis oleh YPTD dengan kata pengantar dari Om Jay dan berkat editor Uda Dian Kelana.
| Gambar hasil karya Bu Iis |
Jadi Alhamdulillah dalam waktu 3 bulan saya berhasil membuat karya buku 2 solo. 1 antologi. Yang sedang dalam proses ada 2. Yg solo dan Antologi. Saya tidak punya kelebihan dalam menulis, tetapi saya memang senang menulis. Dalam arti yg sebenarnya. Menuliskan istilah-istilah dan pengertiannya sebagai metode belajar sejak saya menjadi siswa SD. Lalu dibekali ilmu menulis artikel di majalah melalui ekskul karya ilmiah dan Jurnalistik. Banyak teman-teman saya yang sukses basicnya dari KIJ. Beberapa orang diantaranya menjadi komisioner KPAI, Politikus bahkan pejabat-pejabat daerah. Dan mereka mengakui bahwa menulis adalah metode belajar yang efektif.
Selasa, 09 Maret 2021
Disiplin Diri Ala Ambu Tini
Perrtemuan Ke - 28
Malam hari ini Selasa tanggal 9 Maret 2021 suasana cukup dingin diiringi rintik - rintik hujan tiada henti. Seakan menambah suasana disekeliling rumah nampak hening sunyi sepi, tak satupun suara hewan terdengar. Sambil menunggu hujan reda, untuk menghangatkan suasana saya pun mengambil laptop dan siap - siap pasang jemari, ide - ide dan semangat.
Semangat untuk membuat satu tulisan. Kebetulan tulisan yang akan saya buat hari ini yaitu mengenai resume kegiatan diklat menulis PGRI pertemuan ke - 28. Pada pukul 18.56 seperti biasa awal diklat dibuka oleh Omjay dengan mengucapkan salam dan memberi semangat kepada guru - guru hebat. Kali ini Omjay menyampaikan bahwa pertemuan ke - 28 merupakan sesi motivasi.
Pada sesi ini materi akan disampaikan oleh narasumber yang merupakan salah satu alumnus diklat menulis PGRI Omjay group 16 . Dengan dipandu oleh moderator yang terkenal dengan Bapak Literasi kita yaitu Mr. Bams. Untuk mempersingkat waktu Omjay langsung mempersilahkan Mr. Bams untuk memimpin acaranya. Berikut forster tentang kegiatan diklat pertemuan ke - 28.
- Memulai bergabung dengan WAG blogger atau mengikuti komonitas blogger. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar rutinitas menulis terjaga. Pada setiap komunitas blogger pasti ada tantangan - tantangan menulis yang harus diikuti. Disamping itu kita bisa mendapatkan banyak pengembangan kompetensi dalam menulis.
- Luangkan waktu untuk menulis bukan menulis di waktu luang. Untuk menyikapi kesibukan kita dengan tupoksi maka buatlah atau ciftakan waktu luang untuk menulis. Ciftakan waktu 1 jam untuk menulis bisa sebelum tidur atau setelah shalat subuh. Atau ketika kita merasa suntuk, dengan membuat tulisan ini akan menjadi suatu hiburan rasa pusingpun langsung hilang.
- Tetapkan target. Nah target inilah yang merupakan trik paling jitu untuk membunuh rasa malas.
- Perbanyak membaca. Dengan membaca kita bisa mendapatkan banyak manfaat seperti : (a) Menambah pengetahuan untuk referensi tulisan kita, (b) Menambah kosa kata tanpa disadari dengan membaca perbendaharaan kata kita meningkat sehingga bisa menentukan diksi yang lebih beragam ketika menulis, (c) Memunculkan ide untuk menulis.
- Seringlah melakukan blog walking (berkunjung ke blog lain). Melalui berkunjung atau membaca blog teman ini akan menjalin silahrutahmi dengan sesama blogger. Selain itu kita bisa memberi komentar pada penulis tersebut untuk terus merasa dihargai sehingga mereka akan terus berkarya.
Senin, 08 Maret 2021
Belajar Dari Seorang Mayor
Oleh : Herni Sunarya Banah, S.Pd.
Senin pagi tanggal 8 Maret 2021 saya mulai aktivitas pagi dengan menikmati keindahan alam sekitar. Dan tak lupa untuk mencurahkan ide tentang keindahan alam sekitar. Suasana bergitu cerah ceria nan segar, diikuti dengan kicauan burung nan riang dipepohonan. Seakan - akan melambaikan tangan memberi semangat pagi. Semangat untuk beraktivitas bersama keluarga, peserta didik dan masyarakat.
Seperti biasa senin pagi beraktivitas bersama peserta didik. Namun kali ini tidak ada pembelajaran karena sedang memulai kegiatan PTS (Penilaian Tengah Semester) secara online. Kebetulan saya bertugas sebagai koordinator operator. Setelah melakukan pengecekan terhadap pembagian soal secara online tahap pertama selesai, saya langsung membuka aplikasi blogger.com untuk memulai membuat postingan baru.
Kegiatan ini saya lakukan untuk mengisi waktu luang sambil menunggu pembagian soal tahap kedua. Kali ini saya akan memposting tentang resume diklat menulis pertemuan ke - 27. Dimana diklatnya telah dilaksanakan pada hari jum'at tanggal 5 Maret 2021. Berikut foster tentang pertemuan ke - 27 dibawah ini :
Minggu, 07 Maret 2021
Jurus Kunci Meraih Inovasi
Pertemuan Ke - 26
Oleh Herni Sunarya Banah, S.Pd.
Hari minggu tanggal, 7 Maret 2021 tapatnya pukul 20.48 suasana disekitar rumah cukup tenang, segar dan cerah. Ditambah suara - suara binatang malam yang terdengar berbunyi nyaring bersahutan. Ada suara katak, jangkrik bahkan suara tikus yang saling kejar mengejar dengan kucing. Seakan - akan malam ini merupakan dunianya hanya milik mereka saja.
Bersamaan dengan suasana sekitar rumah yang sungguh menyegarkan hingga membuat hati ini terasa tentram. Suasana hati yang mulai agak tenang dari segudang aktivitas. Semua kegiatan yang padat sebelumnya satu persatu mulai terselesai . Ada beberapa jam waktu luang, sesuai arahan Omjay gunakan waktu luang dengan tulisan.
Akhirnya tanpa pikir panjang saya pun langsung mengambil laptop dan mulai membuat resume diklat PGRI pertemuan ke - 26. Tanpa harus memikirkan lagi kata telat saya pun tancap gas untuk memulai resumenya. Pada pertemuan ke - 26 seperti biasa Omjay memulai kegiatan dengan membaca salam dan memberikan semangat supaya kami tetap fokus. "Siapapun yang fokus maka akan lulus", itulah semangat yang disampaikan Omjay.
Setelah itu Omjay pun membagikan foster untuk pertemuan ke - 26. Dengan moderator dipandu oleh Bapak Literasi kita yaitu Mr. Bams dan Narasumber yang sangat inovatif yaitu Pak Sigit Suryono, S.Pd., M.Pd. Diklat kali ini akan mengusung tema tentang "Guru Yang Inovatif".Waktu menunjukan pukul 19.03 Mr. Bams langsung memulai acaranya dengan membaca salam dan semangat literasi. Dilanjutkan dengan pemaparan susunan acara yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pukul 19.00 tentang materi dan sesi ke - 20.03 sesi tanya jawab.
Untuk menyingkat waktu Mr. Bams menyerahkan acara sepenuhnya kepada Pak Sigit. Kalimat pertama yang disampaikan oleh Beliau adalah tak kenal maka tak sayang. Maksudnya yuk! kita kenali Pak Sigit kalau tak kenal maka sayang l kita tak mengenal ilmunya. Berikut sekilas tentang profil Beliau :
Pak Sigit merupakan seseorang yang lahir di kota Sleman pada tanggal 20 Nopember 1976 dari pasangan Bapak Giyono SW dan Ibu Waginem. Semasa kecil Beliau tinggal di Ngawen, Trihanggo, Gamping, Sleman Yogyakarta. Aktivitas kesehariannya sekarang mengajar di SMP Negeri 1 Wonosari Kabupaten Gunung kidul dengan mengampu mata pelajaran IPA.
Setelah membaca lengkap profil yang disampaikan melalui web nya, Begitu banyak hal yang menakjubkan mulai dari aktivitas keorganisasian sampai dengan penghargaan yang Beliau raih betul - betul sangat luar biasa. Pantas saja Beliau dinobatkan sebagai guru inovatif. Sebelum acara inti dalam memaparkan materinya Pak Sigit membagiakan gambar doraemon.
Dari kisah doraemon kita bisa menyimpulkan bahwa setiap permasalahan akan memunculkan alat - alat yang bisa digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Permasalahan akan memicu suatu pemecahan masalah salah satunya yaitu dengan melakukan berbagai macam inovasi.
Dari pengalaman kehidupan sehari - hari manusia bisa melakukan inovasi. Untuk melakukan inovasi maka ilmu dasar yang digunakan adalah ilmu yang kita peroleh semasa masih kecil sampai dewasa. Oleh sebab itu ilmu yang sangat penting bagi kita semua untuk bisa melakukan inovasi.
Untuk menjadi seseorang yang inovator kuncinya adalah selalu "Belajar, berkolaborasi, berbagi, dan mengispirasi". Maksud dari pernyataan diatas adalah sebagi berikut :
Belajar dengan melalui beberapa langkah diantaranya :
- Belajar bisa kita dapatkan dari semua yang ada di dunia ini. Dari kedua orang tua yang telah menanamkan pendidikan terutama pendidikan karakter semasa masih kecil. Dan melalui pengalaman berharga meraka akan menciftakan inovasi.
- Belajar dari teman, masyarakat, dan lingkungan sekitar akan mengajarkan pada kita untuk bisa berbagi dan berkolaborasi dengan saling menghargai semua karya cipta dari mereka yang akan memunculkan ilmu dan problem solvingpada diri kita.
- Belajar dari guru, dosen dan sahabat. Mereka merupakan tempat kita menggali, tempat berdebat dan berdiskusi dengan berbagai permasalahan, tempat mencurahkan isi hati dan ilmu kita.
- Belajar dari dunia kerja dan linkungan kerja. Ketika kita bekerja maka masalah pun akan bemunculan ini akan membentuk inovasi - inovasi baru.
Rabu, 03 Maret 2021
Membaca Dan Menulis Bikin Laris
Oleh Herni Sunarya Banah, S.Pd.
Rabu malam tanggal 3 Maret 2021. Suasana malam ini bergitu cerah ditambah samar - samar suara jangrik disekitar rumah. Seakan - akan membawa imajinasi saya pada sebuah desa yang jauh dari hiruk pikuk kota. Dimana disana telah memberikan ketenangan jiwa bagi seseorang untuk tinggal.
Sembari membayangkan ketenangan disebuah desa saya pun langsung mengambil laptop untuk membuat sebuah tulisan. Namun tulisan yang akan sajikan bukan tentang sebuah desa melainkan tentang resume diklat ke - 25. Kenapa tulisan yang saya buat bukan tentang desa? Jawabanya adalah dengan mengimajinasikan sebuah desa terbayang ketenangan jiwa.
Berkat ketenangan jiwa inilah yang membuat saya langsung membuat resume, secara tiba - tiba ide dalam benak saya muncul. Tanpa pikir panjang saya buat langsung tulisannya. Seperti yang saya sampaikan diatas bahwa kali ini saya akan membuat tulisan tentang resume ke - 25. Adapun tema yang saya ambil adalah tentang "Membaca Dan Menulis Bikin Laris".Untuk lebih jelasnya yuk! kita baca alur tulisannya.
Senin, 01 Maret 2021
Menepis Berbagai Kendala Dalam Menulis
Oleh : Herni Sunarya Banah
Instansi : SMP Negeri 2 Wangon
Menulis mulai membawa saya pada kebutuhan mendesak. Sejak gabung dengan kegiatan Omjay yaitu diklat menulis PGRI, ini membuat saya semakin dituntut untuk bisa membuat satu hari satu tulisan. Bahkan karena ingin bisa menerbitkan buku sampai - sampai lomba pun saya ikuti walau tanpa berberkal pengetahuan yang jauh tentang menulis.
Dengan modal nekad dan bismilllah saya mengikuti lomba menulis PGRI dan alhamdulillah bisa selesai sampai tulisan yang ke - 28. Ketika lomba memang saya lebih memprioritaskan tulisan untuk lomba karena tantangannya harus bisa membuat satu tulisan satu hari. Berkat karena Alloh SWT alhamdulillah bisa dilalui dan masalah kemenangan hanya Alloh SWT yang maha tahu.
Kini saatnya saya kembali pada diklat menulis PGRI dan baru sekarang saya bisa membuat resume ke - 24 lagi - lagi telat. Dari pada buang waktu saya langsung membuat resumenya. Pada hari jum'at tanggal 26 Februati 2021 diklat menulis pertemuan ke - 24 dimulai. Tepatnya pada pukul 18.55 Omjay sudah membagikan foster diklat pertemuan ke -24.
Pada pertemuan ke - 24 ini akan dipandu oleh Pak Sucipto sedangkan narasumber yang akan memaparkan materi hari ini adalah Bu Umi Rosidah. Untuk mempersingkat waktu Pak Cip memulai acaranya dengan membaca salam dan menyapa para guru hebat dengan salam sehatnya.Acarapun dilanjutkan dengan membacakan susunan acaranya dan sesi acara dibagi menjadi dua, sesi pemaparan materi 1 jam dan sesi tanya jawab 1 jam. Selanjutnya Pak Cip juga menyampaikan sekilas pandang tentang Bu Umi Rosidah.
Bu Umi Rosidah ini adalah seorang ibu yang masih muda namun begitu banyak prestasi dan karya yang telah Beliau hasilkan. Salah satunya Beliau pernah diraihnya yaitu sebagai wisudawan terbaik pasca sarjana di STAIN Kediri pada tahun 2013. Selain itu Beliau pernah meraih juara 2 guru berprestasi Tingakat Kabupaten Kediri pada tahun 2019. Setelah mengulas sedikit tentang tentang profil Beliau, Pak Cip langsung mempersilahkan nara sumber untuk memulai pemaparan materinya.
Tidak lama kemudian Bu Umi Rosidah pun langsung memulai memaparkan materinnya kebetulan Beliau mengambil tema tentang "Menjadi Guru Yang Senang Menulis Dan Meneliti". Tampak dari materinya terlihat begitu berat. Karena dalam meneliti itu membutuhkan waktu yang lama juga membutukan banyak sumber untuk menjadi referensi.
Muncul rasa penasaran saya akan pemaparan materi. Mulai pukul 19.18 saya lebih fokus pada pemaparan materi Bu Umi. Pemaparan materi awal Bu Umi memberikan slide tentang "Guru Mulia Karna Karya" . Kalimat inilah yang telah membuat Bu Umi berusaha terus belajar dan berkarya.
Melalui berkarya berarti kita sudah satu langkah lebih dekat untuk menjadi juara. Selain itu guru adalah teladan, jika guru belajar makan peserta didiknya pun akan terus belajar. Dan sebaliknya jika kita berhenti belajar makan peserta didiknya tidak akan pernah berkembang menjadi lebih baik.
Satu lagi yang perlu diingat janganlah kita berkarya untuk menjadi juara, karena ini kita akan menghalalkan segala cara dan akan merasa kecewa ketika kita tidak dapat meraihnya. Untuk menjadi seorang penulis modal yang paling utama adalah membaca. Melalui membaca maka segudang ilmu akan kita terima.
Nah sekarang muncul pertanyaan kenapa kita perlu menulis? Jawabannya adalah melalui menulis bisa menghatarkan seseorang untuk mengikuti berbagai kegiatan lomba . Dan melalui menulis kita juga bisa bersilahturahmi dengan guru - guru hebat yang penuh inspirasi dan motivasi dari berbagai penjuru tanah air.
Salah satu hal yang paling menyulitkan dalam menulis adalah menyelesaikan tulisan kita pertama kali. Namun satu karya sudah berhasil diselesaikan maka akan memudahkan dalam membuat tulisan berikutnya.
Beberapa kendalah yang acap kali dihadapi oleh seseorang dalam menulis diantaranya :
- Merasa tidak berbakat dalam menulis
- Tidak memiliki waktu
- Tidak berani menerima kritik
- Tidak suka menulis
- Tidak memiliki ide
- Read ( Membaca )
- Discuss ( Berdiskusi )
- Look and Feel ( Lihat dan Rasakan )
- Socialize ( Bersosialisasi )
Minggu, 28 Februari 2021
Suka Duka Mengikuti Lomba Menulis
![]() |
| Goresan Tinta Ke - 28 |
Goresan Tinta Ke - 28 Ku
Oleh : Herni Sunarya Banah, S.Pd.
Instansi : SMP Negeri 2 Wangon
NPA : 12100200134
Assalamuallaikum Wr Wb
Malam ini udara begitu segar disekitar lingkungan tempat tinggal saya. Terasa beritu hening tanpa adanya hembusan semilir angin sedikit pun. Tidak ada suara apapun yang terdengar hanya ada keheningan malam. Meskipun waktu baru menunjukan pukul 20.15. Suasananya terasa berbeda seakan - akan menunjukan perasaan saat ini akan diri saya. Perasaan yang bercampur baur antara sedih, deg - degan dan senang.
- Memiliki banyak teman
- Bersilahturahmi pada blog - blog teman
- Mencurahkan semua ide pada sebuah tulisan
- Menciftakan banya tulisan
- Bisa menerbitkan buku
- Masih belum kosisten dalam membagi waktu atau mendistribusikan waktu
- Mentok ide atau kehabisan ide
- Kesempatan membaca blog milik teman - teman sangat sedikit
- Masih harus belajar tentang tata bahasa Indonesia
-
Tantangan di Bulan April Tak terasa hari cepat berlalu malam ini tepatnya tanggal 20 April 2021 merupakan hari ke-8 puasa. Serasa baru kemar...
-
KMAA 22 Yuk! Kita Jelajahi Malam ini di tengah perasaan yang tidak karuan mencoba menghibur diri dengan menyalakan televisi. Dalam hati menc...
-
Hidup berawal dari dilahirkannya kita ke alam dunia dari seorang ibu. Seorang ibu akan mengandung selama 9 bulan. Ketika kita mengijak usia...

























